Postingan

KiTAB AL FIKRAH AL NAHDLIYYAH, KITAB KARYA ULAMA BANTEN TENTANG AJARAN NU

Gambar
Al Fikrah al nahdiyyah adalah kitab berbahasa arab yang merupakan kitab pertama yang mencakup ajaran Nahdlatul ulama (NU) secara lengkap. Kitab ini terdiri dari tujuh bab. Bab pertama menerangkan tentang masalah masalah fikih, baik fikih kontemporer yang jarang dibahas didalam kitab fikih turats, maupun masalah fikih yang menjadi dasar amalan NU menghadapi faham kaum wahabi. Bab yang kedua menerangkan tentang Nahdlatul ulama, baik definisi, sejarah pendirian, qanun asasi, dasar-dasar khittah dan diterangkan pula tentang Ukhuwah Nahdiyyah. Bab ketiga menerangkan tentang Ahlussunnah waljamaah, definisinya, bagiannya; Asy'ariyyah dan Maturidiyah, pokok-pokok ajaran keduanya dan masalah-masalah perbedaan antara keduanya. Bab keempat menerangkan tentang golongan-golongan dalam islam: Syiah, mutazilah, khawarij, murjiah, jabriyyah, qodariyah, mujassimah, muaththilah dan wahhabiyah. Bab kelima menerangkan tentang pegangan  NU dalam bermadzhab dalam masalah fikih. did...

KITAB AL FIKRAH Al NAHDLIYYAH KITAB PEGANGAN WARGA NU

Gambar
KITAB AL FIKRAH AL NAHDLIYYAH KITAB PEGANGAN WARGA NU Al Fikrah al nahdiyyah adalah kitab berbahasa arab yang merupakan kitab pertama yang mencakup ajaran Nahdlatul ulama (NU) secara lengkap. Kitab ini terdiri dari tujuh bab. Bab pertama menerangkan tentang masalah masalah fikih, baik fikih kontemporer yang jarang dibahas didalam kitab fikih turats, maupun masalah fikih yang menjadi dasar amalan NU menghadapi faham kaum wahabi. Bab yang kedua menerangkan tentang Nahdlatul ulama, baik definisi, sejarah pendirian, qanun asasi, dasar-dasar khittah dan diterangkan pula tentang Ukhuwah Nahdiyyah. Bab ketiga menerangkan tentang Ahlussunnah waljamaah, definisinya, bagiannya; Asy'ariyyah dan Maturidiyah, pokok-pokok ajaran keduanya dan masalah-masalah perbedaan antara keduanya. Bab keempat menerangkan tentang golongan-golongan dalam islam: Syiah, mutazilah, khawarij, murjiah, jabriyyah, qodariyah, mujassimah, muaththilah dan wahhabiyah. Bab kelima menerangkan tentang pega...

STANDAR ULAMA BANTEN

Gambar
TRADISI MONDOK DI MAKKAH; STANDAR ULAMA NU DI BANTEN Oleh KH. Imaduddin Utsman (Wakatib PWNU Banten; Pengasuh Ponpes NU Kresek, Tangerang, Banten) Banten adalah salah satu daerah di kepulauan Nusantara yang memiliki kesinambungan tradisi keilmuan Islam tertua. Tercatat dalam sejarah sejak tahun 1634 orang Banten sudah menuntut ilmu di Makkah. Mereka adalah para bangsawan dari Kesulthanan Banten yang diutus Sultan Banten, Abul Mufakhir,  dengan diberi tugas untuk menerima gelar Sultan dari Syarif Makkah. Selain tugas tersebut kesempatan itu digunakan untuk nyantri dan berhaji. Mereka adalah Aria Wangsakara, Aria Jaya Santika dan Labe Panji. Di Makkah mereka mengaji kepada Ibnu Allan dan berhasil menyalin kitab-kitab karya Ibnu Allan untuk diajarkan di Banten. Pada masa ini pula Syekh abdul Syukur Kasunyatan mesantren di Makkah. Tradisi nyantri di Makkah juga dilanjutkan pada zaman Sulthan Agung Tirtayasa (1651-1683) dengan mengirim rombongan yang dipimpin Santri Betot tahun 16...

DIALOG JANGAN BERHENTI; NKRI ITU ISLAMI

Gambar
DIALOG JANGAN BERHENTI; NKRI ITU ISLAMI Oleh  Imaduddin Utsman (Wakatib PWNU Banten) Mengangkat dan membentuk suatu negara menurut faham Ahl sunnah wa al jama’ah adalah wajib. Namun, mengenai bentuk kepemimpinan (negara) nya tidak mengkristal kepada bentuk dan model tertentu. Ia diserahkan kepada ummat sesuai dengan situasi dan kondisi; topografis, demografis, geografis, sosial,  budaya dan kesepakatan bersama dalam komunitas suatu bangsa. Kesimpulan ini dikarenakan Al-Qur’an dan al-Hadits tidak memberi perintah yang tegas akan bentuk suatu negara, demikian pula ijma’  tentang itu sama sekali tidak pernah terjadi. Sepeninggal Nabi Muhammmad Saw. cara pemilihan empat khalifah pengganti Nabi berbeda-beda. Abu Bakar dipilih secara musyawarah antara kaum Muhajirin dan kaum Anshor; Umar diangkat berdasarkan surat wasiat dari Abu Bakar; Utsman diangkat berdasarkan pemilihan enam formatur yang ditetapkan Umar; dan Ali menjadi khalifah dengan calon tunggal. Kemudian sep...

JANAZAH COVID-19 HARUS TETAP DIMULYAKAN

JANAZAH COVID-19 HARUS TETAP DIMULYAKAN Oleh KH. Imaduddin Utsman Kewajiban menjaga kehormatan seorang manusia ketika sudah meninggal sama dengan kewajiban menjaga kehormatannya ketika masih hidup. Allah memuliakan manusia melebihi makhluk yang lain yang Ia ciptakan. Allah berfirman: وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا  Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. [al-Isrâ`/17:70] Menyakiti jasad manusia yang telah meninggal sama hukumnya dengan menyakiti jasadnya ketika masih hidup. Nabi Muhammad saw. bersabda: كَسْرُ عَظْمِ الْمَيِّتِ كَكَسْرِهِ حَيًّا “Memecahkan tulang mayit sama saja hukumnya dengan memecahkan tulangn...

سند الفتح المنير

هذه سلسلۃ السند من  صاحب منظومۃ التفسير الشيخ عبد العزيز الزمزمي الي صاحب الفتح المنير شرح النظم المذكور عماد الدين البنتني ; و هي الشيخ عبد العزيز الزمزمي الي الشيخ سليمان البابلي الي الشيخ احمد بن رمضان الي الشيخ البجيري الي الشيخ علي الوناءي الي الشيخ صالح الرءيسي الي الشيخ عبدالله بن عمر الي الشيخ احمد زيني دحلان الي سيد علماء الحجاز و جاوۃ الشيخ محمد نووي الي الشيخ حسين البنتني الي الشيخ عبد الحليم البنتني الي الشيخ محمد طاهر البنتني الي الشبخ محمد امين البنتني الي الشيخ مفتي اسنوي البنتني صاحب امثلۃ الاعراب الي عماد الدين البنتني (او من الشيخ محمد طاهر البنتني الي الشيخ حصوري البنتني والي الشيخ محمد دمياطي البنتني والي الشيخ احمد بسطامي البنتني الي عماد الدبن البنتني)

YUDIAN WAHYUDI MUSUH TERBESAR PANCASILA

Oleh: H. Imaduddin utsman (Pengasuh ponpes NU Kresek Tangerang Banten, Wakatib PWNU Banten Kabinet Jokowi jilid II bisa dikatakan kabinet penuh atraksi linguistik yang kontra-produktif. Gaya komunikasi publik para menteri dan pejabat setingkat menteri sering mengetengahkan gaya komunikasi yang menjengkelkan publik bahkan sering mengakibatkan kegaduhan. Apakah ini sebuah strategi politik untuk mengamankan kekuasaan atau hanya kesalahan tanpa perencanaan? Kita tidak tahu pasti. Yang jelas hal demikian memancing reaksi publik yang banyak menguras energi. Terakhir, kita mendengar kepala BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), Yudian Wahyudi, melontarkan statemen yang membuat kaget publik. Dalam sebuah wawancara menyatakan: "Agama adalah musuh terbesar pancasila". Tidak berhenti sampai disitu, beberapa hari setelahnya ia melontarkan lagi sebuah wacana mengganti assalamualaikum dengan "Salam Pancasila". Penulis tidak akan ambil pusing terhadap motif, karena...

HUKUM BENCONG DALAM ISLAM

Oleh H. Imaduddin Utsman (Pengasuh Ponpes NU Kresek, Wakatib PWNU Banten) Ada dua masalah utama yang masing-masing nanti mempunyai turunan masalah dari judul yang penulis pilih. Yang pertama adalah definisi dan yang kedua adalah hukum. Ada beberapa definisi yang ingin penulis utarakan, yaitu: bencong, banci, waria (wanita-pria), wadam (Hawa-Adam), priawan dan khuntsa. Bencong, banci, waria dan wadam mempunyai satu makna yaitu laki-laki yang dalam kehidupan sehari-hari  lebih suka berperan sebagai wanita. Secara seksual mereka adalah laki-laki, memiliki alat kelamin layaknya laki-laki namun mereka mengekspresikan identitas gendernya sebagai wanita (feminin), biasanya ini dilakukan karena pekerjaan atau perasaan bahwa dirinya lebih merasa sebagai wanita. Kebalikan dari bencong, banci, waria dan wadam adalah priawan, ialah wanita yang dalam kehidupan sehari-hari mengekspresikan gendernya sebagai laki-laki (maskulin). Lalu bagaimana pandangan Islam terhadap sikap merubah eksp...

CATATAN DARI VOLENDAM

Oleh Imaduddin Utsman Hari Ahad perpustakaan di Universitas Leiden tutup. Kami tim peneliti dari Banten memutuskan untuk mengisi waktu luang dengan keliling Leiden dan sekitarnya. Tim kami terdiri dari seorang filolog, Doktor Mufti Ali, seorang ahli sastra Belanda, Eni Suryani dan saya sendiri yang mendapat tugas membaca naskah berbahasa Arab. Bulan Februari di Belanda masih musim dingin, kami yang berasal dari negara tropis tentu sedikit bermasalah dengan cuaca dingin, apalagi jaket yang kami bawa dari Indonesia masih bisa tertembus oleh nyeresetnya angin musim dingin negeri  Belanda. Tapi pagi itu kami tetap melanjutkan niyat untuk keliling Leiden dan sekitarnya. Untung Kami punya kawan di Leiden yang bersedia membawa kami dengan mobil Volvo-nya, seorang asli Jogja yang punya isteri “none Belande”, ia baik sekali, namanya Mas Yanto, anggah inggih jogjanya masih kental, padahal ia sudah kurang lebih empat puluh tahun ada di Belanda. Kami orang Banten yang berbeda gaya bica...

CARA SAHABAT NABI MENGHADAPI VIRUS SEMACAM CORONA

Oleh H. Imaduddin Utsman (Pengasuh Ponpes NU, Wakatib PWNU Banten) Ketika Negeri Syam terkena wabah virus tha’un pada tahun 16 Hijriyah atau 640 Masehi, banyak warga yang meninggal, Umar bin Khottob mengirim surat kepada Gubernur Syam, Abu Ubaidah Ibnul jarrah, adalah salah seorang sahabat utama salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga: “Salam untukmu, Amma ba’du, maka sesungguhnya aku ada keperluan kepadamu, aku ingin bertemu langsung, maka aku perintahkan jika engkau telah melihat suratku ini janganlah engkau letakan dari tanganmu kecuali kecuali engkau telah menghadapku (di Madinah)!” Abu Ubaidah mengerti maksud Umar, bahwa perintah itu bukan untuk kepentingan Umar, tetapi sesungguhnya Umar ingin Abu Ubaidah keluar dari negeri syam yang sedang terwabah virus menular. Umar faham, sahabat utama seperti Abu Ubaidah mempunyai jiwa yang luhur, bila ia meminta terus terang agar Abu Ubaidah keluar menghindari to’un, maka itu akan dianggap suatu penghinaan. Abu Ubaid...

TAHUKAH ANDA TENTANG BANTEN?

Gambar
TAHUKAH ANDA ? Bahwa Raja yang pertama kali bergelar sultan di Indonesia adalah Sultan Banten, namanya Sulthan Abul Mafakhir Mahmud Abdul Qodir, ia mendapat gelar Sultan dari Syarif Zaid, penguasa Makkah dari kekhalifahan Turki Utsmani pada tahun 1636, selanjutnya baru menyusul kerajaan Mataram dan Makassar. TAHUKAH ANDA? Bahwa orang yang pertama kali bergelar haji di Indonesia adalah orang Banten, namanya adalah Raden Aria Wangsakara yang setelah pergi haji tahun 1636 diberi gelar Haji Mas Wangsaraja oleh Sultan Banten. TAHUKAH ANDA? Bahwa Haji Mas Wangsaraja adalah santri pertama dari Indonesia yang belajar di Makkah. Ia berguru kepada Ibnu Allan tahun 1636 sampai  1638. TAHUKAH ANDA? Bahwa kerajaan di Indonesia yang pertama mempunyai duta besar di Eropa adalah Kesultanan Banten. Banten mengirimkan duta besar pertamanya, Kiayi Ngabehi Naya Wipraya ke Kerajaan Inggris. Ia dan rombongan tiba di London pada 27 April 1682. TAHUKAH ANDA? Bahwa Syekh Nawawi Al bant...

HUKUM MEMULANGKAN ANGGOTA ISIS KE INDONESIA

Gambar
Oleh H. Imaduddin Utsman (Pegasuh Ponpes NU Kresek Banten, Wakatib PWNU Banten) 1). Bagaimana pandangan Islam mengenai memulangkan anggota ISIS ke Indonesia? Kelompok ISIS menurut para ulama yang mengikuti Konferensi Internasional yang diselenggarakan di Universitas Al Azhar, Mesir, pada tahun 2014 adalah masuk kelompok teroris. Sedangkan hukuman bagi teroris sebagaimana yang terdapat pada Al Qur’an Surat  Al Maidah ayat 33 adalah di bunuh atau disalib atau dipotong tangan dan kakinya secara silang atau di buang. Sudah jelas Al Qur’an memerintahkan kita agar membuang mereka. Membuang ini menurut tafsir At Thabari, di usir ke luar negeri, bukan malah membawanya ke dalam negeri. Maka membawa para teroris yang menghalalkan darah kaum muslimin seperti kelompok ISIS ini adalah haram, karena kemaslahatn yang ditimbulakan tak sebanding dengan madaratnya, yaitu berupa rasa takut dan rasa tidak aman bagi ratusan juta penduduk Indonesia. Bila pemerintah mendatangkan mereka ke Indon...

SULTAN ZAENAL ASYIKIN, SANG KHALIFAH TAREKAT QODIRIYAH

Gambar
Oleh Imaduddin Utsman Sultan di Nusantara yang menjadi pengamal tarikat mungkin ada, tapi hanya di Banten, seorang sultan, bukan hanya menjadi pengamal tarikat, tetapi juga kemudian ia mencapai derajat khalifah tarikat. Adalah Sultan Zainal Asikin, Sultan ke 12 Banten yang memerintah mulai 1553-1773,  dalam satu manuskrip disebutkan sebagai Sultan yang sekaligus sebagai khalifah tarikat. Manuskrip yang dimaksud adalah manuskrip koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, yang berisi tentang biografi pendiri tarikat Qodiriyah Rifaiyah, yaitu Syekh Ahmad al Rifai (w. 578 H/1183 M), salah satu wali termasyhur di dalam literatur tasawwuf. Manyskrip itu merupakan petikan dari kitab Al Thabaqaat al Kubra karya Syekh Abdul Wahhab Al Sya'rani. Di dalam manuskrip itu disebutkan bahwa pemilik kitab ini adalah Sultan Zainal Asyikin yang merupakan khalifah tarikat Qodiriyah Rifaiyyah. Tertulis disana dalam bahasa Arab: ملكه من الله تعالي الخليفۃ من بعد الخليفۃ السلطان ب...

DARI BANTEN KE AMSTERDAM

Gambar
Oleh Imaduddin Utsman Kisah kekayaan negeri Banten dengan wilayah kekuasaan yang luas menjadi perbincangan kaum kaya di Eropa pada akhir abad 16. Begitupula dengan negeri Belanda. Mereka mendengar saingan dagang mereka di lisboa telah mampu menapakan kaki di negeri Banten yang kaya raya dan mendapat untung yang banyak. Akhirnya Pada 1594 itu, para pedagang di Belanda, termasuk Cornelis, ini lantas bersatu dan membentuk perserikatan niaga. Perkumpulan ini diberi nama Compagnie van verre te Amsterdam atau perusahaan jarak Jauh yang berpusat di Amsterdam (John Bucknill, The Coins of the Dutch East Indies, 2000: 9). Perkumpulan Kaum saudagar di negeri kincir angin itu kemudian mengutus Cornelis de Houtman pergi ke Portugis, tepatnya ke Lisboa (Lisbon), Untuk mencari tahu Tentang negeri Banten dan bagaimana cara sampai ke negeri itu. Disebutkan oleh George Masselman dalam The Cradle of Colonialism (1963), Cornelis berangkat dari Amsterdam menuju Lisboa untuk melakukan investig...

DI MANA RUH BERADA SEBELUM KIAMAT

Oleh: H.  Imaduddin Utsman (Pengasuh Ponpes NU Kresek Banten, Wakatib PWNU Banten, Penasihat GMNU Banten) Kematian pasti akan datang sesuai dengan umur yang diberikan oleh Allah SWT. ketika umur yang ditentukan Allah SWT. telah mencapai ajal (waktu datang) nya maka datanglah kematian, yaitu berpisahnya ruh dari jasad. Setiap makhluk diberikan umur (kebersamaan antara ruh dan jasad) yang berbeda-beda sesuai dengan tugas dan hikmah penciptaannya di dunia yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Manusia yang sesungguhnya adalah ruh itu sendiri yang tidak pernah mati. Sedangkan jasad adalah werangka yang diciptakan sangat unik yang akan terkait dengan hukum dunia. Jasad disempurnakan dengan akal dan nafsu. Dengan jasad inilah kita diberikan beban hukum; dengan jasad inilah kita beramal soleh seperti solat, puasa dlsb. Tanpa jasad ini maka kita tidak akan merasakan lapar, maka tanpa jasad tidak ada ujian menahan lapar yang tentu tidak ada guna kewajiban puasa. Dengan jasad inilah p...

FIQIH KEMATIAN TERINDAH

Oleh H. Imaduddin Utsman (Pengasuh Ponpes NU Kresek Banten, Wakatib PWNU Banten, Penasihat GMNU Banten) Kematian pasti datang. Namun kapan datangnya itulah yang tidak pasti. Sungguh indah Allah ciptakan ajal yang dibalut dalam misteri, sehingga menjadi ujian bagi kita agar setiap saat bersiap penuh seluruh. Berbahagialah orang yang diberikan penyakit sebelum datangnya ajal, sehingga ia dapat berpasrah kepada-Nya dengan sedikit demi sedikit organ-organnya tidak berfunggsi, namun lebih berbahagialah ia yang diberikan perasaan kepasrahan penuh seluruh untuk bersiap menghadapi mati kapanpun tanpa harus diberikan sakit terlebih dahulu. Tulisan ini mudah-mudahan dihitung amal baik oleh Allah yang Maha Kasih, dan menjadi sebab turunnya cinta-Nya kepada hamba yang lemah ini sehingga hamba mendapatkan husnul khotimah diakhir hidup hamba. Bagi pembaca yang rela menahan sabar sebentar untuk membaca tulisan ini, doa-doa indah juga penulis panjatkan agar kita semua selalu berada dalam cinta...

TANGERANG MEMBARA MENJAGA KESULTANAN BANTEN 1749-1751

Gambar
Oleh Imaduddin Utsman Di ceritakan dalam Pararimbon Ke-Ariyaan Parahyang, hari itu di Gunung Munara, tempat kediaman Kiayi Tapa, tidak seperti biasanya, suasan begitu nampak ramai. Cucu Aria Wangsakara dan Sultan Abul Mafakhir itu kedatangan saudara-saudaranya dari Banten, Cirebon dan Tangerang. Telah nampak hadir di sana Tubagus Buang, Elang Dale, Elang Mustofa, Ki Tanggal, Ki Akhir dari Tanara, Embah Tanu, Embah Lenggang, dan banyak lagi. Mereka membicarakan tentang kejadian di Kraton Kesultanan Banten. Sultan Zainal Arifin telah dikhianati oleh istrinya sendiri, Syarifah Fatimah, keturunan Arab yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, bekas janda pejabat VOC. Syarifah Fatimah yang ternyata mata-mata kompeni ini meracuni Sultan Zainal Arifin, suaminya sendiri. Dengan kekuasaan Allah SWT, Racun itu tidak mengakibatkan Sultan tewas, namun sultan mengalami kelainan yang kemudian di sebarkan oleh Syarifah Fatimah bahwa ia telah gila. Dengan bantuan VOC Belanda, akhirny...

MEMANGGIL NABI MUHAMMAD SAW, NINGSIH TINAMPI TIDAK SESAT!

Gambar
Oleh KH. Imaduddin Utsman (Pengasuh Ponpes NU Kresek-Banten, Wakatib PWNU Banten, Penasihat GMNU Banten) Ningsih Tinampi akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik. Sosoknya yang selama ini sudah popular dikalangan masyarakat terutama mereka yang memerlukan pertolongan dari praktik pengobatannya, kini naik tingkat menjadi perbincangan para ulama dan pejabat. Pernyataanya yang viral di media sosial melalui akun youtubnya, ketika ia mengobati salah seorang pasiennya, bahwa ia memanggil para malaikat dan para Nabi bahkan Rasulullah Muhammad SAW, melahirkan pro dan kontra ditengah masyarakat. Bahkan sebagian tokoh masyarakat sudah ada yang memvonisnya sesat. Lalu bagaimana sebenarnya pandangan penulis terhadap masalah ini? Pokok masalah Ningsih ini adalah memanggil malaikat dan para Nabi, apakah hal demikian ada yurisprudensinya dalam hukum Islam atau tidak? Para ulama Nahdiyyin yang akrab dengan tawassul tentu tidak akan gegabah menyatakan pernyataan Ningsih yang mengaku me...