Postingan

الجلالية في القواعد الفقهية - عمادالدين البنتني

Gambar
 Kitab al-Jalaliyyah fi Qowaid al-Fiqhiyyah dapat di unduh  di sini

البرهان الى تجويد القرأن- عماد الدين البنتني

Gambar
  Kitab al-Burhan ilaa Tajwid al-Qur'an Karya Kh. Imaduddin al-Bantani dapat di unduh  di sini

تلخيص الحصول في علم الأصول شرح نظم الورقات - عماد الدين البنتني

Gambar
  Unduh Kitab  Talkhish al-Hushul fi ‘Ilm al-Ushul  Karya KH. Imaduddin Al-Bantani pada  di sini

الأنوار البنتنية في اختلاف علماء البصرة والكوفة عماد الدين البنتني

Gambar
  Kitab al-Anwar al_Bantaniyyah fii Ikhtilaf 'Ulama al-Bashrah wa al-Kuufah Karya Kh. Imaduddin al-Bantani d apat di download  di sini

كتاب النيل الكامل في شرح متن العوامل لعماد الدين البنتني

Gambar
 Download kitab al-Nail al-Kamil fi Syarhi Matni al-'Awamil (PDF)  di sini

كتاب التعارف للمبتدئين في سلوك التصوف لعماد الدين البنتني

Gambar
  Kitab al-Ta'aruf li al-Mubtadiin fi Suluk al-Tasawwuf dapat di unduh pada tautan di bawah ini: Download Kitab al-Ta'aruf di sini

كتاب الفكرة النهضية في أصول و فروع أهل السنة والجماعة لعماد الدين سبط عثمان البنتني الاندونيسي

Gambar
Download Kitab al-Fikroh al-Nahdliyyah fii Ushul wa Furu'i Ahl Sunnah wa al-Jama'ah  

Silsilah Pangeran Wiraraja Banten-Madura

Gambar
Silsilah Adipati Arya Adikara Wiraraja Adipati Sumenep, Madura Kepada Pangeran Wiraraja Banten Oleh Tubagus Mogy Nurfadil (Pakar Nasab Rabitah Kesultanan Banten) *Adipati Arya Adikara Wiraraja* Adipati Sumenep, adipati pertama Sumenep dilantik tanggal 31 Oktober 1269 M, berputra I 1. Ronggo Lawe / Rangga Teja Laku, berputra I 2. Haryo Siro Lawe, berputra I 3. Haryo Siro Wenang, berputra I 4. Haryo Lana, berputra I 5. Haryo Dikoro, *Berputri* I 6. Raden Ayu Hariyo Tejo (Istri dari Hariyo Tejo / Syaikh Ngabdurohman bin Syaikh Ngali), *berputri* I 7. Nyai Ageng Manila / Nyi Mas Retnawati ( *bibi Sunan Kalijaga* ) (+ menikah dengan *Sunan Ampel*) *berputri* I 8. Ratu Jumanten / Ratu Panggung / Ratu Asyikah (+ menikah dengan Raden Patah Demak) , *berputri* I 9. Ratu Kirana Purnamasidi (+ menikah dengan Maulana Hasanudin Banten), berputra I 10. Pangeran Sunyararas, berputra I 11. *Pangeran Wiraraja I Banten / Mas Wi / Pangeran Jaga Laut*

DOWNLOAD PDF KITAB AL MANAHIJ Al SHOFIYYAH KITAB SYARAH ALFIYAH المناهج الصفية في شرح الالفية لابن مالك للشيخ عمادالدين عثمان البنتني

Gambar
AL MANAHIJUS SHOFIYYAH KITAB SYARAH ALFIYAH BERBAHASA ARAB KARYA ULAMA NUSANTARA Banten---Pada Bulan Ramadlan tahun ini Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Cempaka Kresek Tangerang Banten akan mengadakan pengajian pasaran seperti biasa. Istimewanya, karena pada bulan ramadlan tahun ini sekaligus sebagai lunching kitab baru karya K.H. Imaduddin Utsman al Bantani. Kitab karya beliau terbaru mensyarahi kitab Nadzam Alfiyah karya Ibnu Malik Al Andalusi, kitab yang sangat popular dikalangan santri dan ulama diseluruh dunia. Kitab Syarah Nadzam Alfiyah berbahasa Arab itu diberi nama kitab Al Manahijus Shofiyyah Fi Syarhil Alfiyah Lil Badi was Syadi fil Arabiyah. Kitab setebal 220 halaman itu menurut penulisnya lebih mudah difahami oleh santri indonesia karena sengaja ditulis dengan kalimat yang sederhana dan langsung diberikan contoh-contoh. Keistimewaan lainnya, kitab ini dibeberapa tempat menyempurnakan keterangan dari kitab Syarah Alfiyah yang biasa dikaji di Indonesia yaitu kitab Ibnu Aqil. ...

KiTAB AL FIKRAH AL NAHDLIYYAH, KITAB KARYA ULAMA BANTEN TENTANG AJARAN NU

Gambar
Al Fikrah al nahdiyyah adalah kitab berbahasa arab yang merupakan kitab pertama yang mencakup ajaran Nahdlatul ulama (NU) secara lengkap. Kitab ini terdiri dari tujuh bab. Bab pertama menerangkan tentang masalah masalah fikih, baik fikih kontemporer yang jarang dibahas didalam kitab fikih turats, maupun masalah fikih yang menjadi dasar amalan NU menghadapi faham kaum wahabi. Bab yang kedua menerangkan tentang Nahdlatul ulama, baik definisi, sejarah pendirian, qanun asasi, dasar-dasar khittah dan diterangkan pula tentang Ukhuwah Nahdiyyah. Bab ketiga menerangkan tentang Ahlussunnah waljamaah, definisinya, bagiannya; Asy'ariyyah dan Maturidiyah, pokok-pokok ajaran keduanya dan masalah-masalah perbedaan antara keduanya. Bab keempat menerangkan tentang golongan-golongan dalam islam: Syiah, mutazilah, khawarij, murjiah, jabriyyah, qodariyah, mujassimah, muaththilah dan wahhabiyah. Bab kelima menerangkan tentang pegangan  NU dalam bermadzhab dalam masalah fikih. did...

KITAB AL FIKRAH Al NAHDLIYYAH KITAB PEGANGAN WARGA NU

Gambar
KITAB AL FIKRAH AL NAHDLIYYAH KITAB PEGANGAN WARGA NU Al Fikrah al nahdiyyah adalah kitab berbahasa arab yang merupakan kitab pertama yang mencakup ajaran Nahdlatul ulama (NU) secara lengkap. Kitab ini terdiri dari tujuh bab. Bab pertama menerangkan tentang masalah masalah fikih, baik fikih kontemporer yang jarang dibahas didalam kitab fikih turats, maupun masalah fikih yang menjadi dasar amalan NU menghadapi faham kaum wahabi. Bab yang kedua menerangkan tentang Nahdlatul ulama, baik definisi, sejarah pendirian, qanun asasi, dasar-dasar khittah dan diterangkan pula tentang Ukhuwah Nahdiyyah. Bab ketiga menerangkan tentang Ahlussunnah waljamaah, definisinya, bagiannya; Asy'ariyyah dan Maturidiyah, pokok-pokok ajaran keduanya dan masalah-masalah perbedaan antara keduanya. Bab keempat menerangkan tentang golongan-golongan dalam islam: Syiah, mutazilah, khawarij, murjiah, jabriyyah, qodariyah, mujassimah, muaththilah dan wahhabiyah. Bab kelima menerangkan tentang pega...

STANDAR ULAMA BANTEN

Gambar
TRADISI MONDOK DI MAKKAH; STANDAR ULAMA NU DI BANTEN Oleh KH. Imaduddin Utsman (Wakatib PWNU Banten; Pengasuh Ponpes NU Kresek, Tangerang, Banten) Banten adalah salah satu daerah di kepulauan Nusantara yang memiliki kesinambungan tradisi keilmuan Islam tertua. Tercatat dalam sejarah sejak tahun 1634 orang Banten sudah menuntut ilmu di Makkah. Mereka adalah para bangsawan dari Kesulthanan Banten yang diutus Sultan Banten, Abul Mufakhir,  dengan diberi tugas untuk menerima gelar Sultan dari Syarif Makkah. Selain tugas tersebut kesempatan itu digunakan untuk nyantri dan berhaji. Mereka adalah Aria Wangsakara, Aria Jaya Santika dan Labe Panji. Di Makkah mereka mengaji kepada Ibnu Allan dan berhasil menyalin kitab-kitab karya Ibnu Allan untuk diajarkan di Banten. Pada masa ini pula Syekh abdul Syukur Kasunyatan mesantren di Makkah. Tradisi nyantri di Makkah juga dilanjutkan pada zaman Sulthan Agung Tirtayasa (1651-1683) dengan mengirim rombongan yang dipimpin Santri Betot tahun 16...

DIALOG JANGAN BERHENTI; NKRI ITU ISLAMI

Gambar
DIALOG JANGAN BERHENTI; NKRI ITU ISLAMI Oleh  Imaduddin Utsman (Wakatib PWNU Banten) Mengangkat dan membentuk suatu negara menurut faham Ahl sunnah wa al jama’ah adalah wajib. Namun, mengenai bentuk kepemimpinan (negara) nya tidak mengkristal kepada bentuk dan model tertentu. Ia diserahkan kepada ummat sesuai dengan situasi dan kondisi; topografis, demografis, geografis, sosial,  budaya dan kesepakatan bersama dalam komunitas suatu bangsa. Kesimpulan ini dikarenakan Al-Qur’an dan al-Hadits tidak memberi perintah yang tegas akan bentuk suatu negara, demikian pula ijma’  tentang itu sama sekali tidak pernah terjadi. Sepeninggal Nabi Muhammmad Saw. cara pemilihan empat khalifah pengganti Nabi berbeda-beda. Abu Bakar dipilih secara musyawarah antara kaum Muhajirin dan kaum Anshor; Umar diangkat berdasarkan surat wasiat dari Abu Bakar; Utsman diangkat berdasarkan pemilihan enam formatur yang ditetapkan Umar; dan Ali menjadi khalifah dengan calon tunggal. Kemudian sep...

JANAZAH COVID-19 HARUS TETAP DIMULYAKAN

JANAZAH COVID-19 HARUS TETAP DIMULYAKAN Oleh KH. Imaduddin Utsman Kewajiban menjaga kehormatan seorang manusia ketika sudah meninggal sama dengan kewajiban menjaga kehormatannya ketika masih hidup. Allah memuliakan manusia melebihi makhluk yang lain yang Ia ciptakan. Allah berfirman: وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا  Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. [al-Isrâ`/17:70] Menyakiti jasad manusia yang telah meninggal sama hukumnya dengan menyakiti jasadnya ketika masih hidup. Nabi Muhammad saw. bersabda: كَسْرُ عَظْمِ الْمَيِّتِ كَكَسْرِهِ حَيًّا “Memecahkan tulang mayit sama saja hukumnya dengan memecahkan tulangn...

سند الفتح المنير

هذه سلسلۃ السند من  صاحب منظومۃ التفسير الشيخ عبد العزيز الزمزمي الي صاحب الفتح المنير شرح النظم المذكور عماد الدين البنتني ; و هي الشيخ عبد العزيز الزمزمي الي الشيخ سليمان البابلي الي الشيخ احمد بن رمضان الي الشيخ البجيري الي الشيخ علي الوناءي الي الشيخ صالح الرءيسي الي الشيخ عبدالله بن عمر الي الشيخ احمد زيني دحلان الي سيد علماء الحجاز و جاوۃ الشيخ محمد نووي الي الشيخ حسين البنتني الي الشيخ عبد الحليم البنتني الي الشيخ محمد طاهر البنتني الي الشبخ محمد امين البنتني الي الشيخ مفتي اسنوي البنتني صاحب امثلۃ الاعراب الي عماد الدين البنتني (او من الشيخ محمد طاهر البنتني الي الشيخ حصوري البنتني والي الشيخ محمد دمياطي البنتني والي الشيخ احمد بسطامي البنتني الي عماد الدبن البنتني)

YUDIAN WAHYUDI MUSUH TERBESAR PANCASILA

Oleh: H. Imaduddin utsman (Pengasuh ponpes NU Kresek Tangerang Banten, Wakatib PWNU Banten Kabinet Jokowi jilid II bisa dikatakan kabinet penuh atraksi linguistik yang kontra-produktif. Gaya komunikasi publik para menteri dan pejabat setingkat menteri sering mengetengahkan gaya komunikasi yang menjengkelkan publik bahkan sering mengakibatkan kegaduhan. Apakah ini sebuah strategi politik untuk mengamankan kekuasaan atau hanya kesalahan tanpa perencanaan? Kita tidak tahu pasti. Yang jelas hal demikian memancing reaksi publik yang banyak menguras energi. Terakhir, kita mendengar kepala BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), Yudian Wahyudi, melontarkan statemen yang membuat kaget publik. Dalam sebuah wawancara menyatakan: "Agama adalah musuh terbesar pancasila". Tidak berhenti sampai disitu, beberapa hari setelahnya ia melontarkan lagi sebuah wacana mengganti assalamualaikum dengan "Salam Pancasila". Penulis tidak akan ambil pusing terhadap motif, karena...

HUKUM BENCONG DALAM ISLAM

Oleh H. Imaduddin Utsman (Pengasuh Ponpes NU Kresek, Wakatib PWNU Banten) Ada dua masalah utama yang masing-masing nanti mempunyai turunan masalah dari judul yang penulis pilih. Yang pertama adalah definisi dan yang kedua adalah hukum. Ada beberapa definisi yang ingin penulis utarakan, yaitu: bencong, banci, waria (wanita-pria), wadam (Hawa-Adam), priawan dan khuntsa. Bencong, banci, waria dan wadam mempunyai satu makna yaitu laki-laki yang dalam kehidupan sehari-hari  lebih suka berperan sebagai wanita. Secara seksual mereka adalah laki-laki, memiliki alat kelamin layaknya laki-laki namun mereka mengekspresikan identitas gendernya sebagai wanita (feminin), biasanya ini dilakukan karena pekerjaan atau perasaan bahwa dirinya lebih merasa sebagai wanita. Kebalikan dari bencong, banci, waria dan wadam adalah priawan, ialah wanita yang dalam kehidupan sehari-hari mengekspresikan gendernya sebagai laki-laki (maskulin). Lalu bagaimana pandangan Islam terhadap sikap merubah eksp...

CATATAN DARI VOLENDAM

Oleh Imaduddin Utsman Hari Ahad perpustakaan di Universitas Leiden tutup. Kami tim peneliti dari Banten memutuskan untuk mengisi waktu luang dengan keliling Leiden dan sekitarnya. Tim kami terdiri dari seorang filolog, Doktor Mufti Ali, seorang ahli sastra Belanda, Eni Suryani dan saya sendiri yang mendapat tugas membaca naskah berbahasa Arab. Bulan Februari di Belanda masih musim dingin, kami yang berasal dari negara tropis tentu sedikit bermasalah dengan cuaca dingin, apalagi jaket yang kami bawa dari Indonesia masih bisa tertembus oleh nyeresetnya angin musim dingin negeri  Belanda. Tapi pagi itu kami tetap melanjutkan niyat untuk keliling Leiden dan sekitarnya. Untung Kami punya kawan di Leiden yang bersedia membawa kami dengan mobil Volvo-nya, seorang asli Jogja yang punya isteri “none Belande”, ia baik sekali, namanya Mas Yanto, anggah inggih jogjanya masih kental, padahal ia sudah kurang lebih empat puluh tahun ada di Belanda. Kami orang Banten yang berbeda gaya bica...

CARA SAHABAT NABI MENGHADAPI VIRUS SEMACAM CORONA

Oleh H. Imaduddin Utsman (Pengasuh Ponpes NU, Wakatib PWNU Banten) Ketika Negeri Syam terkena wabah virus tha’un pada tahun 16 Hijriyah atau 640 Masehi, banyak warga yang meninggal, Umar bin Khottob mengirim surat kepada Gubernur Syam, Abu Ubaidah Ibnul jarrah, adalah salah seorang sahabat utama salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga: “Salam untukmu, Amma ba’du, maka sesungguhnya aku ada keperluan kepadamu, aku ingin bertemu langsung, maka aku perintahkan jika engkau telah melihat suratku ini janganlah engkau letakan dari tanganmu kecuali kecuali engkau telah menghadapku (di Madinah)!” Abu Ubaidah mengerti maksud Umar, bahwa perintah itu bukan untuk kepentingan Umar, tetapi sesungguhnya Umar ingin Abu Ubaidah keluar dari negeri syam yang sedang terwabah virus menular. Umar faham, sahabat utama seperti Abu Ubaidah mempunyai jiwa yang luhur, bila ia meminta terus terang agar Abu Ubaidah keluar menghindari to’un, maka itu akan dianggap suatu penghinaan. Abu Ubaid...

TAHUKAH ANDA TENTANG BANTEN?

Gambar
TAHUKAH ANDA ? Bahwa Raja yang pertama kali bergelar sultan di Indonesia adalah Sultan Banten, namanya Sulthan Abul Mafakhir Mahmud Abdul Qodir, ia mendapat gelar Sultan dari Syarif Zaid, penguasa Makkah dari kekhalifahan Turki Utsmani pada tahun 1636, selanjutnya baru menyusul kerajaan Mataram dan Makassar. TAHUKAH ANDA? Bahwa orang yang pertama kali bergelar haji di Indonesia adalah orang Banten, namanya adalah Raden Aria Wangsakara yang setelah pergi haji tahun 1636 diberi gelar Haji Mas Wangsaraja oleh Sultan Banten. TAHUKAH ANDA? Bahwa Haji Mas Wangsaraja adalah santri pertama dari Indonesia yang belajar di Makkah. Ia berguru kepada Ibnu Allan tahun 1636 sampai  1638. TAHUKAH ANDA? Bahwa kerajaan di Indonesia yang pertama mempunyai duta besar di Eropa adalah Kesultanan Banten. Banten mengirimkan duta besar pertamanya, Kiayi Ngabehi Naya Wipraya ke Kerajaan Inggris. Ia dan rombongan tiba di London pada 27 April 1682. TAHUKAH ANDA? Bahwa Syekh Nawawi Al bant...